‘karena
hidup penuh pilihan, pilihlah yang terspesial dengan cara kita masing-masing’
Pukul 12.00
Di Salah Satu Gedung Serba Guna
Hari ini menyibukkan dan
membunuh waktu dengan berkas-berkas lamaran kerja (lagi). Yaa aku dan sebut
saja Vici, dia salah satu temanku. Ada banyak pertimbangan kenapa kami
menyibukkan kembali dengan urusan lamar melamar kerja. Pilihan adalah salah
satu pertimbangannya. Setidaknya kami memiliki satu pertimbangan yang sama
kenapa kami memilih ‘mundur’ dari kegiatan kerja sebelumnya. Pertimbangan
lainnya yaitu yaa.. kami punya pilihan spesial masing-masing.
Pukul 13.25
Coffee Shop Sudut Kota
Selepas mengurus berkas-berkas
lamaran kerja kami menyapa siang dengan obrolan di salah satu coffe shop
disudut jalanan kota. Baru pertama kali aku memasuki coffe shop ini. Unik, itu
penilainku pertama. Tidak untuk Vici, ini bukan kali pertama dia kesini. Cuaca
sejuk cenderung mendung mengundang rasa lapar kami dan kami sibuk dengan
pilihan-pilihan menu yang menggugah selera makam. Aku memutuskan memilih menu omorice dan ice coffee latte. Sedangkan Vici memilih lasagna dan ice melon float.
Yaa.. kami punya pilihan menu spesial masing-masing.
Pukul 15.00
Di Salah Satu Mall
Kurang lebih satu jam setengah
kami menghabiskan siang dan menu makanan spesial kami masing-masing dengan
obrolan yang yaa ala cewek. Selepas itu kami memutuskan untuk melewati sore
dengan jalan-jalan disalah satu pusat perbelanjaan. Pertama kami memilih memasuki
pusat fashion yang terkenal dengan diskon-nya apalagi mendekati akhir tahun
begini. Sibuk melihat dan mencoba beberapa item yang ditawarkan disana. Ada
beberapa yang masuk dalam list kami untuk dibeli tapi tidak hari ini karena tak
cukup persiapan uang yang kami bawa (hha..). Jadi besok kami berniat baru
membelinya (semoga belum di ambil customer
lain, hha..). Aku tergoda untuk membeli sepatu formal warna hitam dengan heels
yang sewajarnya tidak terlalu tinggi sesuai dengan gayaku dan satu tas ransel
yang sesuai dengan gayaku dan sangat menggoda iman. Vici temanku tergoda untuk
membeli salah satu kaos yang sesuai dengan gayanya, satu sepatu yang sesuai
gayanya, juga satu jam tangan yang sesuai gayanya. Yaa.. kami punya pilihan
gaya fashion spesial masing-masing.
Selepas kalap dengan item-item
fashion yang menggoda iman kami memutuskan untuk jalan-jalan berkeliling mall
dan mampirlah kami, ehm lebih tepatnya aku mengajak Vici mampir ke salah satu
toko buku (ini akan semakin menjadi godaan terberat, godaan aroma lembar-
lembar buku baru). Masuk ke area toko kami bepencar. Aku kesudut bagian buku-buku
favoritku dan Vici kesudut lain favorinya. Yaa.. kami punya pilihan bacaan
spesial masing-masing.
Tak berapa lama karena semakin
tergoda dan tergoda kami memutuskan untuk kembali mengelilingi toko dan
sampailah kami ke foodcourt karena Vici ingin membeli camilan kesukaannya.
Sambil menunggu pesanannya datang kami mengisi jeda dengan obrolan-obrolan
ringan seputar orang spesial kita. Aku menceritakan apa yang ditanyakan Vici
tentang orang spesialku. Bagaimana aku antusias menjawab setiap bait
pertanyaanya dengan nada senang dan ada pula beberapa part cerita dimana aku
merasa jengkel menceritakan apabila aku dan orang spesialku ada sedikit ‘drama’
hha. Begitu pula Vici menceritakan setiap bait cerita dengan orang spesialnya
dengan penuh senyum dan terkadang berubah jengkel apabila dia mulai
menceritakan betapa ‘drama’-nya mereka juga hha. Kami senang, tersenyum,
jengkel mengingat setiap moment bersama orang spesial kita. Yaa.. kami punya
pilihan orang spesial masing-masing.
‘Betapa
hidup penuh pilahan. Seperti abjad dari A sampai Z. Betapa hidup penuh pilihan,
pilihlah yang terspesial dengan cara kita masing-masing. Nikmati yang
terspesial dengan cara kita masing-masing. Karena, terspesial untukku belum
tentu terspesial untukmu. Tapi, terspesial untukku pasti yang paling spesial
untukku. Dan, yang terspesial untukmu pasti yang paling spesial untukmu. Mari
menemukan yang spesial dan terspesial dengan cara kita masing-masing’
karena hidup banyak pilihan
pilihlah !
(sumber gambar : google)
Teruntuk,
Yang Spesial...
(Malang, 8 Desember 2014)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar