Senin, 23 Desember 2013

Tugu - Malang

` perjalanan itu sederhana, Tugu Malang salah satunya `

Belakangan baru bisa memahami konsep bahwa perjalanan tidak harus ke tempat / tujuan yang jauh. Bukan hanya perjalanan pantai, laut, atau gunung. Bahwa perjalanan bisa diciptakan dimanapun dan kapanpun. Karena sekali lagi, perjalanan bukan hanya sekejar tujuan tapi proses perjalanan itu sendiri.
Ibarat, ` Tujuan akan maksimal jika proses pun maksimal`

Cerita perjalanan kali ini ditanggal cantik 20.12.2013
Cerita perjalanan kali ini tetap tanpa rencana dan bahkan diluar rencana awal (tetep, out off plan)
dan,
This is, Tugu Malang :)

Tugu Malang
20. 12. 2013
(/doc pribadi) 

Tugu Malang juga mempunyai sejarah sendiri. Pada salah satu bagian sudut taman Tugu ini disediakan sedikit informasi sejarahnya. Kurang afdol kalau jalan-jalan tanpa tahu asal muasal tempat yang kita kunjungi. Monggo, bisa diintip secara detail disini .

Karena baru pertama kali ke Tugu Malang, jadi saya pribadi belom bisa merekomendasikan kapan momen/waktu yang tepat sehingga mendapatan view yang bagus. 
Ayo, ciptakan momen kalian sendiri guys !

(Sejauh ini, menurut saya pribadi waktu antara sore menuju malam adalah waktu yang cukup oke. Lampu kota mulai menyala. Romantic look..) Semacam ini :

Tugu Malang
20. 12. 2013
(/doc. pribadi) 

Sisi Lain Tugu Malang
Balai Kota Malang
20. 12. 2013
(/doc. pribadi) 

dan
Hi, partner !
My awesome partner. Hope, forever :)
(/doc. pribadi)

beberapa dokumentasi pribadi lainnya 

 20. 12. 2013
(/doc.pribadi)

 20. 12. 2013
(/doc.pribadi)

 20. 12. 2013
(/doc.pribadi)

terimakasih untuk bertemu perjalanan 20 Desember 2013 ini, menjejak cerita baru.
sedikit mengutip tulisan Agustinus Wibowo :
`.. perjalananku bukan perjalananmu. Perjalananku adalah perjalananmu..`

Tengkyu, aa Partner 
Salam,
R


Rabu, 11 Desember 2013

Behind The Scene

`..Ini adalah sebuah catatan perjalanan. Bukan tentang gunung, pantai, ataupun laut
Hanya bersama kawan-kawan... `


Perjalanan bukan hanya sekedar destinasi. Lebih dari itu, perjalanan adalah bagaimana memaknai setiap proses yang dilalui. Dan tujuan adalah bonusnya. Ini adalah bentuk perjalanan bersama kawan-kawan bangku kuliah, merangkum mulai dari perjalanan awal hingga akhirnya kita akan menemukan tujuan dari masing-masing selepas kuliah.

Catatan perjalanan kali ini dikemas untuk proyek akhir kuliah (baca : buku angkatan TIP 2009) dan dalam catatan ini akan berisi rangkuman dari kelompok kita dalam memaknai selama kurang lebih masa 4 tahun di bangku kuliah. Berbagi tulisan hanya untuk sekedar mengingatkan bahwa kita pernah melewati perjalanan yang sangat berharga ini.

Baiklah..
Ini adalah catatan perjalanan  kita :)

(1) Marina (2) Rizki Nastiti Nafi'a (3) Syaifani Elma Rosa (4) Roziqin Wulandari 
(5) Pratiwi Kusumaning Ayu

Catatan perjalanan kita dibagi menjadi 3 bagian..
Pertama, perjalanan awal kuliah dimulai dengan kegiatan pengenalan kampus (baca : ospek)

(Bagian Pertama)
Bagian pertama ini cerita tentang awal menjadi mahasiswa. Harus melewati masa masa jahiliyah atau sebut saja ospek, hha. Awal mulai dari yang belum kenal sampai akhirnya kenal karena senasib sepenanggungan akibat tugas ospek.
Pengambilan bagian pertama ini tak luput dari kejadian kejadian konyol selama pengambilan gambar. Mulai dari persiapan sampai dapatlah foto yang menurut kita layak. This is it, behind the scene \o/
 Behind The Scene (Bagian Pertama)


Kedua, perjalanan dimulainya kegiatan perkuliahan (menjelma menjadi mahasiswa `tinta biru`)

(Bagian Kedua)
Bagian kedua cerita tentang proses perkuliahan pada umumnya, yang kemudian disatukan oleh tugas tugas kelompok sampai dengan tugas praktikum. Sebut saja kita `mahasiswa tinta biru` haha :D
Dan ini adalah beberapa behind the scene \o/
Behind The Scene (Bagian Kedua)


Ketiga, bagian pamungkas dari perjalanan 4 tahun perkuliahan (yudisium)

(Bagian Ketiga)
Bagian ketiga ini cerita tentang masa masa akhir kuliah. Sibuk tugas akhir, sampai dengan yudisium. Dan ini behind the scene - nya \o/
Behind The Scene (Bagian Ketiga)

Begitulah sedikit catatan perjalanan semasa 4 tahun kuliah yang dirangkum pada satu tema pada buku angkatan. 

Setidaknya sepakat bahwa menghargai proses akan jauh lebih berarti, dan hasil adalah bonus. Seperti perjalanan tujuan adalah bonus. Adakalanya hasil yang diharapkan sesuai ataupun tidak. Seperti masa 4 tahun kuliah. Dilalui dengan proses yang semaksimal mungkin, mengambil mata kuliah, praktikum, dan tugas akhir. Pada akhirnya akan ada perbedaan hasil yang dicapai oleh masing masing kita. Perbedaan akan menjadi warna dalam perjalanan kita. Semoga sedikit catatan ini selalu membuat kita ingat akan betapa berharhanya perjalanan 4 tahun kita. Smile :)

Love you, gengs !
Tiwik - Bulan - Ema - Marina 
Kecup ~

*backsound : Kisah Klasik Untuk Masa Depan (SO7)
  Keep Smile. Tereeeet tereeet tereeeeeeeeeeet :)

Minggu, 17 November 2013

PICISAN

` Mari, memulai percakapan yang tak pernah termulai `

Mari, memulai percakapan yang tak pernah termulai
Atau, tak tahu memulai dari sudut kata sebelah mana
Akankah selalu dimulai dengan deskripsi
Akankah selalu dimulai dengan definisi
Entahlah...

Mari, memulainya
Seperti kembang api yang meledak, indah
Mari memulainya seperti itu

Mari, memulainya
Seperti letupan sebotol soda, mengejutkan
Mari memulainya seperti itu

Mari, memulainya
Seperti rinai hujan yang tak kunjung turun, menggemaskan
Mari memulainya seperti itu

Mari, memulainya
Tanpa ingin tahu disebutnya apa, atau didefinisikan seperti apa
Hanya seperti ledakan kembang api, letupan sebotol soda, dan rinai hujan
Indah
Mengejutkan, dan..
Menggemaskan

Mari, memulainya seperti itu
Mari, memulainya dengan...
Kamu :)


-R.

Rabu, 13 November 2013

Cerita Sepenggal Malam

` mari mengeja semilir angin, barisan mendung, dan aroma hujan... `

Aku tak bisa melihat semilir angin, dalam sepenggal malam ini
(tapi aku merasakannya)
menyapa dan menghampiri dengan riang malamku
yaa, aku merasakannya...

Aku tak bisa melihat barisan mendung, dalam sepenggal malam ini
(tapi aku merasakannya)
menambah malamku yang sudah gelap
yaa, aku merasakannya...

Aku tak bisa melihat aroma hujan, dalam sepenggal malam ini
(tapi aku merasakannya)
mengusik malamku dengan rinai hujan yang tak kunjung turun
yaa, aku merasakannya...


bukankah memang ada yang tak terlihat, tapi selalu bisa dirasakan. Seperti mengeja semilir angin, barisan mendung, dan aroma hujan. Begitulah rinduku, tak terlihat tapi terasa...


- R.

Rabu, 06 November 2013

AIR

Sudah kubilang,
Aku tidak memintamu untuk menjadi gunung, ataupun pantai
Hanya udara
Mengudara disekitar dan segala penjuruku ~

Jika gunung, jika pantai..
aku hanya sebagai pengagum .
tetapi

Udara, aku membutuhkan ~


- R.

Rabu, 23 Oktober 2013

Terik dan Deras

apa yang bisa dikatakan pada hujan ?
dan, apa yang bisa dikatakan pada matahari ?
bukan derasnya, bukan !
bukan teriknya, bukan !

iyaa,
tapi katakan pada hujan dan matahari bahwa perbedaan menjadikan mereka indah pada masing masingnya. bahwa perbedaan menjadikan kerinduan.

Rindu hujan, ketika teriknya matahari
Rindu matahari, ketika derasnya hujan


Terimakasih teruntuk,
Perbedaan :)

Minggu, 20 Oktober 2013

Berbagi Kesenangan

"aku tau kesenanganku berbeda dengan kesenanganmu. tapi pada suatu titik aku juga tau, kesenanganku bisa bertemu dengan kesenanganmu"


Kali ini aku sengaja menyesatkan diri untuk mengikuti kesenanganmu. Walaupun aku tau kesenanganku dan kesenanganmu jelas berbeda. Berteman sandaran kursi kayu aku melihatmu, melihat kesenanganmu beradu. Dan, kesenanganmu memberi potongan potongan ide untuk kesenanganku. Iyaaa, ditengah tengah kesenanganmu aku menemukan kesenanganku :
- Bukankah hidup seperti bermain bola. Seperti pilihan. Kapan kita harus menendang bola. Kapan kita harus menggiring bola. Kapan kita harus mengoper bola kepada lawan. Atau, kita langsung mencetak gol ke gawang lawan. Yaa, karena tujuannya adalah gawang. Bahkan ketika tujuannya sama pun, pilihan bisa saja berbeda. Apakah menendang dulu atau menggiring dulu. Apalagi untuk tujuan yang berbeda pasti pilihannya juga akan berbeda. Tapi, ketika perbedaan menciptakan berbagai pilihan bukankan itu akan indah -
(...)
- kesenanganmu -
Photo : googling

- kesenanganku -
Photo : googling


* bahkan ditempat kesenanganmu (lapangan, bola, dan gawang), akupun menemukan kesenanganku (lembaran kertas dan pena) 

Champions Futsal (Tidar - Malang)
20 Oktober 2013
:)

Minggu, 13 Oktober 2013

Just Give Me A Reason


"Ketika cinta, tidak tau kapan. Selalu tiba-tiba, tanpa alasan"

Apakah selalu ada karena, setelah mengapa
Apakah selalu ada karena, setelah kenapa
atau
Apakah selalu ada alasan untuk, kamu !

Entahlah, alasan diperlukan untuk apa ketika jawabannya sudah jelas.
Entahlah, haruskah semua beralasan
Entahlah.......

Seperti tanya untuk, kenapa kamu ?
Seperti tanya untuk, kenapa kamu ?
Seperti tanya untuk, kenapa kamu ?
Seperti tanya untuk, kenapa kamu ?
Seperti tanya untuk, kenapa kamu ?

Seberapapun banyak tanya tentang 'kenapa kamu?' Jawaban apa yg diharapkan ? 
Entahlah, alasan apa yang diharapkan
Entahlah, tanpa alasan ketika 'kenapa kamu ?'
Sudah jelas, tanpa alasan untuk 'kenapa kamu ?'
atau memang,
alasannya cuma satu, KAMU :)

Sabtu, 28 September 2013

Secangkir Kopi dan Sebaris Rindu


photo by : Nastiti

(adakalanya menggabungkan manis dan pahit)

seperti secangkir kopi..
menyesap pahit lalu mendapatkan manis. Atau sebaliknya ?
menyesap manis lalu bertemu pahit
yaahh, apapun itu tidak ada yang bisa menghilangkan pahit dalam manisnya secangkir kopi

seperti rindu..
pahit ketika berjauhan, pahit ketika bahkan hanya sebaris rindu yang datang
namun...
manis ketika rindu bertemu


*apa yang bisa dilakukan ketika rindu datang ? setidaknya untukku ketika rindu datang...
  membuat secangkir kopi adalah pilihan
  menikmati pahitnya untuk mendapatkan manisnya :)

Kamis, 27 Juni 2013

BALEKAMBANG (SGG Traveling - Part I)

BALEKAMBANG
(22 Juni 2013)

Yeheeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee \^^/
Menuliskan cerita perjalanan itu punya memoar kesenangan tersendiri. Perjalanan kali ini bersama cewek cewek kece nan okeee pasukan kosan tangguh SGG. Seperti biasanya sebelum berbagi cerita perjalanan alangkah baiknya kita kenalan sama pasukan perjalanan dulu. 



pasukannya

1. Lia Ristiyana (Mimi Lia)
2. Christina S Gultom (Christin - Kitin)
3. Della Rosalita (Della)
4. Ade Vera R.Z (Vera - Enyong)
5. Aku (Nastiti)

Yap ! Kenalan sudah, mari berbagi ceritaaa...
Perjalan kali ini bukan tanpa rencana, walaupun hari keberangkatan diundur. Berangkat dari kosan (Sabtu, 22 Juni 2013) tujuan pertama Pantai Balekambang. Fix, berangkat pukul 11.00. Formasi keberangkatan aku sama Mimi Lia, Enyong sama Kitin dan Della seorang diri. Berangkatlah kita............. !!

(perjalanan awal dari Malang menuju daerah jalanan Kepanjen)
Sampai didaerah Kepanjen berhenti karena bingung mau ambil jalan terus atau belok kanan (tol baru Kepanjen) dan akhirnya diputuskanlah belok ambil jalan kanan. Setelah lewat jalanan tol dihadapkanlah kita sama perempatan Kepanjen, dan diputuskan belok kanan. Menyusuri jalan, demi jalan bukan nemuin plat Balekambang malah nemuin plat Sumberpucung. Dan, eng...ing..eng salah jalanlah kita. Hmm !
Bukan orang Jawalah namanya kalo ditengah kesalahan jalan ini tidak ada untungnya. Yaaa, untungnya pas kita salah jalan pas berhenti didepan kantor polisi Sumberpucung. Mampirlah kita bertanya pada bapak-bapak polisi jaga, hasilnya.............. jengjongjeeeeeeng dapat peta kayak gini ini 

peta dari bapak-bapak polisi jaga

(perjalanan dari Sumberpucung ke Balekambang)
Berbekal coretan peta dari bapak-bapak polisi petunjuk awal kita harus balik ke perempatan Kepanjen tadi, setelahnya ambil jalan lurus dan harus nemuin rel kereta baru ambil jalan kanan. Yap, berangkat sesuai petunjuk. Sudah nemuin perempatan Kepanjen lurus ngikutin jalan, dan belum sampai nemuin rel kereta (tapi sudah ada plat Balekambang) ambilah kita jalan kanan. Ngikutin jalan terus tapi kita enggak nemuin petunjuk selanjutnya kayak yang dipeta. Fiuh !
Bertanyalah lagi kita sama penduduk sekitar (pepatah bilang : malu bertanya sesat dijalan) makanya kita rajin tanya biar enggak tambah kesesat hha. Setelah tanya dapat pencerahan, yeayeeeee ! Kita harus ngikutin jalan sampai ketemu perempatan Sumbermanjing terus ambil jalan kiri dan terus aja ngikutin jalan. Alhamdulilaaaaah, kita sudah berada pada jalan yang benar :)

Yeheeeeeeeee, setelah sempat salah jalan muter jalan dan setelah mampir buat solat dhuhur sampailah kita di Balekambang. Woooohoooo, WALCOME TO THE BEACH GUYS !!!!

*Just Info
  • Sampai Balekambang pengunjung ditarik biaya masuk Rp 10.000 untuk perorangnya
  • Untuk biaya parkir kendaraan (motor) Rp 2.000 - beda lagi kalo pengunjung menginap, biaya yang ditarik akan berbeda
Ini dibagi juga beberapa capture..

ini jalan dari parkiran kendaraan ke Pura
(Dela, Enyong, Aku, Mimi)
Photo by : Kitin

Pura - Balekambang
Photo by : Nastiti

(Sisi Lain) Pura - Balekambang
Photo by : Nastiti

Debur Balekambang
Photo by : Kitin

Fishing
Photo by : Della

(semenjak datang)
awal mantai dimulai dengan menikmati semilir angin, debur ombak, dan aroma pantai yang menggoda. menyusuri jalanan Pura Balekambang dan mengabadikan perjalanan sejenak. setelah dari Pura kita memutuskan untuk isi perut sejenak. beli makanan diwarung sekitar pantai adalah pilihannya. harga makanan yang kita pilih termasuk dengan harga murah (untuk ukuran tempat wisata). ini beberapa pilihan asupan perutnya...

daftar asupan perut beserta harganya

degan 6.000 rupiah
es jeruk (sirup) 2000 rupiah

(setelah mengisi perut)
sesudah istirahat dan mengisi perut, mariiii kita lanjut menikmati acara mantaiiiii \^^/
dan ini beberapa oleh oleh yang bisa dibagi...

pasukan lengkap - Balekambang (22 Juni 2013)
dari kiri ke kanan Kitin - Dela - Enyong - Aku - Mimi
Photo by : Kitin


pasukan lengkap Balekambang (22 Juni 2013)
dari kiri ke kanan Kitin - Della - Enyong - Aku - Mimi
Photo by : Kitin


pasukan lengkap Balekambang (22 Juni 2013)
dari kiri ke kanan Kitin - Della - Aku - Mimi - Enyong
Photo by : Kitin

(....)

bulir pasirnya
semilir anginnya
debur suara ombaknya
Photo by : Nastiti

menjejak cerita baru
perjalanan baru
Photo by : Nastiti

*perjalanan baru selalu diiringi cerita baru.
 cerita kali ini bersama keluarga SGG. Yeah, we are family :)

Minggu, 16 Juni 2013

Diantara Ada dan Tidak

Haaaaaiii, my lovely blogger :)
aah, sudah lama enggak nulis, corat coret blog
yaaa setelah introspeksi dan di cek cek lagi, setiap bulannya tulisan d blog semakin menyusut :|

hmm..
ini seperti judul post kali ini sebabnya
Diantara ada, yaaa ada ide yang mau dijadikan tulisan
tapii.. seperti tidak ada karena ide hanya (sengaja) digantung diangan angan tanpa pernah d eksekusi
entah, males mungkin adalah penyakit paling merugikan
entah, tapi males adalah penyakit yang sering menjangkiti
dan sebenarnya obat terampuh adalah kemauan dari diri sendiri *setidaknya itu menurutku

sumber : googling

ibarat lampu minyak..
lampu minyak tidak akan menyala, jika tidak diberi minyak
sama halnya dengan tulisan..
tidak akan ada jika ide tidak di eksekusi
(setidaknya dengan melawan malas)


*semoga selalu bisa meng-eksekusi ide, selalu bisa menghilangkan malas agar tulisan tetap tertuang :)

Selasa, 28 Mei 2013

Mei - ku

Bertemu dengan bulan Mei itu adalah doa setiap tahunku
Bagiku, bulan Mei adalah titik awal diberi kepercayaan. Kepercayaan terlahir didunia, kepercayaan hadir dalam hidup orang-orang hebat disekelilingku (Ibuk dan Ayah pasti didalamnya), dan kepercayaan bertemu bulan Mei sampai saat ini. 
Banyak momen yang mempunyai ruang tersendiri dalam bulan Mei
Menuangkan momen-momen tersebut dalam kata dan tulisan adalah salah satu cara untuk tetap membangkitkan dan mengingatkan bahwa Mei adalah bulanku karena terkadang yang terjadi, yang ada dalam angan bisa berlalu begitu saja. Dan, bagiku tulisan adalah pengikat ingat .

Ini, tulisan tentang Mei-ku :)

- 2 Mei -
Momen 2 Mei adalah momen yang sengaja diciptakan kamu untukku (lewat pertanyaanmu), sengaja diciptakan aku untukmu (lewat jawabanku), dan 2 Mei adalah momen KITA. Banyak momen setelah momen itu yang sengaja diciptakan. Dan, 36 bulan setelahnya adalah proses cerita kita. Semoga selalu kita dengan bulan bulan selanjutnya. Amin..

kanvas

terkadang aku tidak tahu apa yang membuatmu tertawa
terkadang aku tidak tahu apa yang membuatmu marah
yang aku tahu itu mencemaskanku
yang aku tahu keinginan untuk selalu membuatmu tersenyum bukan lewat ceritaku, bukan lewat ceritamu, tapi cerita kita. Semoga selalu kita

*Dan teruntuk kamu dalam 2 Mei-ku
  Kamu, Faqih Maulana :)


- 12 Mei -
Momen 12 Mei adalah momen dimana aku diberi nama Rizki Nastiti Nafi'a oleh Ibuk dan Ayah. 12 Mei adalah momen dimana banyak harapan, pilihan, proses dimulai. Dan sekarang sudah menginjak 12 Mei ke-22 tahun. Bersyukur masih bisa bertemu 12 Mei dengan segala semogaku, doaku, dan dari semua orang terkasih disekitarku. Satu yang selalu terpanjat pada momen 12 Mei, bisa bertemu dengan 12 Mei tahun berikut berikutnya. Amiiin..


Nastiti jaman kecil

Nastiti jaman sekarang

22 tahun itu sudah banyak yang dilewati, salah khilaf adalah yang sering terlewati. semoga bisa lebih baik, berkah, dan bermanfaat

*Dan teruntuk 12 Mei-ku
  Hari lahirku :)


- 13 Mei -
Momen 13 Mei adalah momen dimana aku merasa sebagai salah satu hadiah teruntuk momen spesial Ayah. Tidak banya kata dan tulisan yang terangkai untuk momen 13 Mei sekarang, yang pasti rangkaian doa selalu mengiringi Ayah. Amiiin..

Ayah Tercinta

tepat 12 Mei 1991 mungkin aku salah satu kado buat Ayah, sekarang sudah puluhan tahun terlewati dan semoga bisa terus menjadi kado buat Ayah lewat doa doaku selalu.

Selamat tanggal 13 Mei Ayah, Selamat Ulang Tahun, Semoga Doa Doaku selalu menjadi kado buat Ayah
 *salam rindu selalu

* Dan teruntuk 13 Mei-ku
  Ayah Tercinta :)

- 22 Mei -
Momen 22 Mei ini juga sengaja diciptakan, hanya momen tambahan. Memeriahkan cerah ceria Mei-ku. Jalan jalan Eco Green Park - Batu adalah pilihannya. Pertama kalinya, banyak momen yang terekam dalam Mei-ku disini. 

Eco Green Park

cerita dapat tercipta dalam segala momen, yang memang sengaja ataupun tidak sengaja
salah satunya pelengkap Mei-ku

* Dan teruntuk 22 Mei-ku
   Pelengkap, Mei :)


* Setiap orang mempunyai momennya masing-masing. Seperti aku dengan Mei-ku
  Setiap momen dengan ceritanya masing-masing :)

Senin, 29 April 2013

Catatan Malam

pukul 23.58

buatku, malam adalah pelengkap hari
buatku, malam adalah penyempurna hari 
(yaa.. menyempurnakan potongan potongan hari. menyempurnakan cerita pagi, siang, dan senja)

dan, buatku malam adalah penyempurna diam yang mendalam.
dalam diam malam, terangkai ingatan yang mendalam akan potongan pagi
dalam diam malam, terangkai ingatan yang mendalam akan potongan siang
dan,
dalam diam malam, terangkai ingatan yang mendalam akan potongan senja. yaa, senja 

dalam diam malam,
mengingatkan akan terlaluinya proses hari ini
yang terencana
yang tidak terencana
yang sesuai rencana
yang tidak sesuai rencana
dan semua proses yang terlewati hari

sumber : googling

yaa..
*lebih dari sekedar pelengkap, penyempurna. malam adalah pengingat esok pagi, esok hari untuk lebih baik dari malam itu sendiri. selamat malam :)

Jumat, 26 April 2013

untukmu, pagi

selalu senang bertemu dengan pagi..
ibarat, semilir angin yang menyejukkan
ibarat, kicau burung yang meramaikan
ibarat, secercah sinar matahari yang mencerahkan
dan
ibarat, sapamu untukku di awal pagi :)

setidaknya menurutku pagi selalu punya cerita baru untuk mengawali

setidaknya menurutku pagi selalu punya energi tersendiri untuk mengawali, yah ini ibarat sarapan :)


sumber : googling

*setidaknya pagi selalu punya cerita, meskipun dalam diam tergantikan siang dan malam. ia akan tetap kembali esok paginya. pagi :)

Kamis, 25 April 2013

ini disebutnya, rindu

kataku, itu rindu
kataku, rindu itu tidak berjarak
(iya memang jaraklah yang menciptakan rindu, tapi rindu seperti tak punya jarak. mau jauh atau dekatpun kalau rindu yaa rindu aja)
kataku, salut teruntuk mereka yang merindu dalam jarak


kataku, ada yang selalu rindu dan seharusnya juga ada yang selalu tahu kalau rindu itu untuknya
kataku, terkadang ada yang kelu untuk mengadu tentang rindu
kataku, rinduku adalah kamu. semoga kamu selalu tahu

sumber : googling

*untuk siapapun yang merindu :)

Minggu, 31 Maret 2013

ceritaku (7) : tentang perjalanan. pulau. Sempu

halloooo...
cerita perjalanan kali ini
11 - 12 Maret 2013
7 pasukan

kenalan dulu, mariiiii...



pasukan Sempu

  1. Mas Ilyas'
  2. Mas Febri
  3. Mas Alvian
  4. Mas Sa'ad (berhubung tidak ada capture wajahnya - diwakilkan smiley saja hhe)
  5. Mas Subhan
  6. Faqih
  7. Aku
*note : pasukan 1 - 5 adalah temen temen SMA Faqih. baru kenal waktu itu :)


okee. it's time to sempuuuuuu \^^/
berawal dari ajakan dadakan. ajakan yang sangat menggoda. deal sempu dan ternyata saya paling cantik sendiri (berasa seksi konsumsi) :D

berangkat dari kosan sekitar pukul 17.00 lanjut ke kontrakan 5 pasukan yang lain dan mampir tempat mas Andre ambil perlengkapan yang perlu dibawa. selesei checklist. solat magrib. dan we are ready to go ! yeah ! perjalanan yang ditempuh sama dengan waktu ke Goa Cina sebelumnya. fix berangkat pukul 18.00 sampai TKP (Sendang Biru) sekitar pukul 21.00 itupun sudah mampir isi perut. 

karena kita sampai d Sendang Biru sudah lumayan malam, akhirnya nggak ditarik biaya tiket masuk (loket tutup). biasanya ada biaya tiket masuk Sendang Biru. dan akhirnya cuma bayar biaya parkir Rp 10.000 (terhitung biaya pagi - malem).
malam itu pasukan camp d Sendang Biru. 2 tenda..
aah sensasi tidur dalam tenda memang punya nikmat tersendiri.
semilir angin pantai
suara sayup debur Sendang Biru
dan
bintang bertebar d langit luar...

dan. halooo Sendang Biru pagi hariii
sudah banyak aktifitas. kapal nelayan. petugas loket. dan pasukan lain yang akan menyebrang ke Pulau Sempu dan Segara Anakan.
(selepas solat subuh)
bongkar tenda. dan checklist apa saja yang akan dibawa nyebrang ke Sempu dan Segara Anakan.. 
(carrier)
perlengkapan. isi air mineral. kompor. asupan perut dan matras

(sepatu andalan)
amat sangat diharapkan bagi kalian kalian yang akan treking Segara Anakan menyewa sepatu diatas
sepatu aman damai sentosa untuk medan treking yang cetar 
hha
*note : biaya sewa Rp 10.000
Yap !
persiapan oke. lanjut perjalanan denga sewa kapal untuk nyebrang ke Sempu (treking Segara Anakan). biaya sewa kapal sekitar Rp 100.000 untuk satu kapal. 

(bukan) perahu kertas

setelah menyebrang dengan (bukan) perahu kertas.
welcome Sempuuuu dan medan treking cetar cetar cetar (berlebihan) hha :D

Halllooooo Sempuuuu \^^/

penyongsong medan cetar

treking 

perjalanan treking sekitar 3 jam. itupun kalau keadaan tidak hujan dan bersepatu sesuai saran sebelumnya. karena medan yang cetar membuat tidak sedikit pengunjung tidak meneruskan perjalanan. medan yang harus dilalui yaitu jalan berlumpur. ranting dan akar pohon yang membentang dimana mana. batu karang. dan harus hati hati karena jalannya cukup licin dan bsa buat prosotan. 
ada kalanya disini inget pepatah jawa "alon alon asal kelakon"
setelah menerjang medan cetar. mulai terdengan sayup debur Segara Anakan.
itu yang bikin kita tambah semangat.
aahhh...
selamat datang lembutnya pasir
selamat datang sayup debur Segara Anakan
ini sensasi yang bikin kangen mantai :')

Klik !

Segara Anakan - d suatu siang


lautan lepas
dari sisi segara anakan sedikit naik karang karang


menjejak cerita

perjalanan kali ini, dengan cerita baru
teman teman baru
medan baru
view baru

adakalanya pasir yang di 'jejak' akan terkikis oleh buih pantai
adakalanya pasir yang di 'jejak' akan tergerus ombak pantai
namun..
disetiap jejak pasir yang terinjak
terselip berbagai cerita baru
cerita yang tak perlu terekam oleh jejak pasir pantai
cerita yang hanya perlu terekam memori yang akan indah jika dibagi