Jumat, 24 Januari 2014

Obrolan Warung Surabi

24 Januari 2014

` Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling menelepon. Tak saling sms, bbm-an, dan lain-lain tak saling. Namun diam-diam keduanya saling mendoakan (Sudjiwo Tedjo) `

Hari ini bertemu rindu, aku dan kamu.
Bagaimana aku harus berterimakasih kepadamu yang disela-sela waktu istirahatmu masih menyempatkan untuk bertemu aku. Terimakasih..
Bagaimana aku harus berterimakasih kepadamu yang disela-sela jadwalmu dan waktu istirahatmu masih menyempatkan untuk meladeni ke-rewel-an ku. Terimakasih..
Bagaimana aku harus berterimakasih kepadamu yang disela-sela jadwalmu dan waktu istirahatmu masih menyempatkan untuk mempertemukan rindu. Terimakasih.. 

Yaa, hari ini aku dan kamu bukan hanya sekedar mempertemukan rindu namun juga mempertemukan obrolan yang mungkin sempat terlewatkan. Seperti biasa aku dan kamu memilih tempat berhadapan. Tempat yang jelas untuk melihat setiap garis wajahmu dan senyummu. Ceritaku dan ceritamu mengalir bergantian. Bagaimana semangatmu menceritakan hari-harimu dan  begitupun aku. Senang, dari ceritaku dan ceritamu dapat menjadi cerita kita pada hari kita bertemu.

Sampai, pesanan surabi dan kopi datang aku baru tahu bahwa ternyata kamupun menanti hadirku di kota dimana kamu bekerja. Ingin tertawa rasanya mendengar itu darimu, karena selama ini yang aku tahu hanya aku yang `rewel` memintamu datang menemuiku. Maaf untuk aku yang kurang peka. Atau, untukmu yang baru memberitahuku sekarang. Karena dalam pikiranku, aku tidak ingin mengganggu waktu istirahatmu disana atau waktu bersama teman-temanmu (bahkan kamu berfikir sebaliknya). Tapi, `rewel` nya kamu sesederhana kamu memintaku menemuimu disana hanya untuk sekedar jalan-jalan ataupun menonton film disaat kamu tidak bisa menemuiku dikota kita.

Terimakasih, Obrolan Warung Surabi, untuk memberitahu `protes` mu yang sederhana dibandingkan dramaku yang berlebihan :')

Sekali Lagi,
Maaf dan Terimakasih,
Maaf dan terimakasih kepadamu yang disela-sela waktu istirahatmu masih menyempatkan untuk bertemu aku.
 Maaf dan terimakasih kepadamu yang disela-sela jadwalmu dan waktu istirahatmu masih menyempatkan untuk meladeni ke-rewel-an ku.
 Maaf dan terimakasih kepadamu yang disela-sela jadwalmu dan waktu istirahatmu masih menyempatkan untuk mempertemukan rindu.

    With Love,
    
` aku tidak ingin, aku dan kamu mengukur seberapa rindunya, sayangnya, atau cintanya aku dan kamu. Mari aku dan kamu selalu rindu, sayang, dan cinta sampai aku dan kamu tidak pernah bisa mengukurnya. With Love, R ` 
    

Kamis, 23 Januari 2014

Hi, 2014 !

`yang paling lambat sekaligus yang paling cepat adalah waktu. Hi, 2014 selamat bertemu semoga di 2014 ini banyak semoga dan doa yang menjelma`

semoga di Januari ini lekas mencoret target yang belum terealisasi :

Lulus TOEIC
Daftar Wisuda
(padahal yudisium sudah dari September 2013, lancarkanlaaaah)
Kecantol Jodoh Kerja, dan Dipinang Jodoh Hati 
(ehmm, semoga aa Faqih baca ini hhi)


*Bismilah diperlancar, jangan dipersulit. Amiin :)