Minggu, 17 November 2013

PICISAN

` Mari, memulai percakapan yang tak pernah termulai `

Mari, memulai percakapan yang tak pernah termulai
Atau, tak tahu memulai dari sudut kata sebelah mana
Akankah selalu dimulai dengan deskripsi
Akankah selalu dimulai dengan definisi
Entahlah...

Mari, memulainya
Seperti kembang api yang meledak, indah
Mari memulainya seperti itu

Mari, memulainya
Seperti letupan sebotol soda, mengejutkan
Mari memulainya seperti itu

Mari, memulainya
Seperti rinai hujan yang tak kunjung turun, menggemaskan
Mari memulainya seperti itu

Mari, memulainya
Tanpa ingin tahu disebutnya apa, atau didefinisikan seperti apa
Hanya seperti ledakan kembang api, letupan sebotol soda, dan rinai hujan
Indah
Mengejutkan, dan..
Menggemaskan

Mari, memulainya seperti itu
Mari, memulainya dengan...
Kamu :)


-R.

Rabu, 13 November 2013

Cerita Sepenggal Malam

` mari mengeja semilir angin, barisan mendung, dan aroma hujan... `

Aku tak bisa melihat semilir angin, dalam sepenggal malam ini
(tapi aku merasakannya)
menyapa dan menghampiri dengan riang malamku
yaa, aku merasakannya...

Aku tak bisa melihat barisan mendung, dalam sepenggal malam ini
(tapi aku merasakannya)
menambah malamku yang sudah gelap
yaa, aku merasakannya...

Aku tak bisa melihat aroma hujan, dalam sepenggal malam ini
(tapi aku merasakannya)
mengusik malamku dengan rinai hujan yang tak kunjung turun
yaa, aku merasakannya...


bukankah memang ada yang tak terlihat, tapi selalu bisa dirasakan. Seperti mengeja semilir angin, barisan mendung, dan aroma hujan. Begitulah rinduku, tak terlihat tapi terasa...


- R.

Rabu, 06 November 2013

AIR

Sudah kubilang,
Aku tidak memintamu untuk menjadi gunung, ataupun pantai
Hanya udara
Mengudara disekitar dan segala penjuruku ~

Jika gunung, jika pantai..
aku hanya sebagai pengagum .
tetapi

Udara, aku membutuhkan ~


- R.