Minggu, 31 Maret 2013

ceritaku (7) : tentang perjalanan. pulau. Sempu

halloooo...
cerita perjalanan kali ini
11 - 12 Maret 2013
7 pasukan

kenalan dulu, mariiiii...



pasukan Sempu

  1. Mas Ilyas'
  2. Mas Febri
  3. Mas Alvian
  4. Mas Sa'ad (berhubung tidak ada capture wajahnya - diwakilkan smiley saja hhe)
  5. Mas Subhan
  6. Faqih
  7. Aku
*note : pasukan 1 - 5 adalah temen temen SMA Faqih. baru kenal waktu itu :)


okee. it's time to sempuuuuuu \^^/
berawal dari ajakan dadakan. ajakan yang sangat menggoda. deal sempu dan ternyata saya paling cantik sendiri (berasa seksi konsumsi) :D

berangkat dari kosan sekitar pukul 17.00 lanjut ke kontrakan 5 pasukan yang lain dan mampir tempat mas Andre ambil perlengkapan yang perlu dibawa. selesei checklist. solat magrib. dan we are ready to go ! yeah ! perjalanan yang ditempuh sama dengan waktu ke Goa Cina sebelumnya. fix berangkat pukul 18.00 sampai TKP (Sendang Biru) sekitar pukul 21.00 itupun sudah mampir isi perut. 

karena kita sampai d Sendang Biru sudah lumayan malam, akhirnya nggak ditarik biaya tiket masuk (loket tutup). biasanya ada biaya tiket masuk Sendang Biru. dan akhirnya cuma bayar biaya parkir Rp 10.000 (terhitung biaya pagi - malem).
malam itu pasukan camp d Sendang Biru. 2 tenda..
aah sensasi tidur dalam tenda memang punya nikmat tersendiri.
semilir angin pantai
suara sayup debur Sendang Biru
dan
bintang bertebar d langit luar...

dan. halooo Sendang Biru pagi hariii
sudah banyak aktifitas. kapal nelayan. petugas loket. dan pasukan lain yang akan menyebrang ke Pulau Sempu dan Segara Anakan.
(selepas solat subuh)
bongkar tenda. dan checklist apa saja yang akan dibawa nyebrang ke Sempu dan Segara Anakan.. 
(carrier)
perlengkapan. isi air mineral. kompor. asupan perut dan matras

(sepatu andalan)
amat sangat diharapkan bagi kalian kalian yang akan treking Segara Anakan menyewa sepatu diatas
sepatu aman damai sentosa untuk medan treking yang cetar 
hha
*note : biaya sewa Rp 10.000
Yap !
persiapan oke. lanjut perjalanan denga sewa kapal untuk nyebrang ke Sempu (treking Segara Anakan). biaya sewa kapal sekitar Rp 100.000 untuk satu kapal. 

(bukan) perahu kertas

setelah menyebrang dengan (bukan) perahu kertas.
welcome Sempuuuu dan medan treking cetar cetar cetar (berlebihan) hha :D

Halllooooo Sempuuuu \^^/

penyongsong medan cetar

treking 

perjalanan treking sekitar 3 jam. itupun kalau keadaan tidak hujan dan bersepatu sesuai saran sebelumnya. karena medan yang cetar membuat tidak sedikit pengunjung tidak meneruskan perjalanan. medan yang harus dilalui yaitu jalan berlumpur. ranting dan akar pohon yang membentang dimana mana. batu karang. dan harus hati hati karena jalannya cukup licin dan bsa buat prosotan. 
ada kalanya disini inget pepatah jawa "alon alon asal kelakon"
setelah menerjang medan cetar. mulai terdengan sayup debur Segara Anakan.
itu yang bikin kita tambah semangat.
aahhh...
selamat datang lembutnya pasir
selamat datang sayup debur Segara Anakan
ini sensasi yang bikin kangen mantai :')

Klik !

Segara Anakan - d suatu siang


lautan lepas
dari sisi segara anakan sedikit naik karang karang


menjejak cerita

perjalanan kali ini, dengan cerita baru
teman teman baru
medan baru
view baru

adakalanya pasir yang di 'jejak' akan terkikis oleh buih pantai
adakalanya pasir yang di 'jejak' akan tergerus ombak pantai
namun..
disetiap jejak pasir yang terinjak
terselip berbagai cerita baru
cerita yang tak perlu terekam oleh jejak pasir pantai
cerita yang hanya perlu terekam memori yang akan indah jika dibagi


Kamis, 07 Maret 2013

pertama

pasti sering kali mendengar dan membaca istilah,"jangan menilai buku dari covernya"

sumber : googling

tapi nggak bisa nyangkal juga kalau...
mata adalah penangkap pertama untuk pandangan. 
telinga adalah penangkap pertama untuk suara
kulit adalah penangkap pertama untuk sentuhan
atau mereka yang disebut penangkap pertama untuk yang lain lainnya

yaa mereka adalah yang paling pertama menangkap nilai dan isyarat. 
mungkin bisa kebetulan antara yang pertama ditangkap dan isinya tepat oke. tak jarang pula antara yang pertama ditangkap dan isinya tidak sesuai harapan. benar memang bahwa yang ditangkap, dilihat, atau didengar adalah nilai pertama untuk sesuatu isi. namun dengan tidak mengabaikan isinya itu sendiri.
atau menjadi subjektif sesuai pemikiran masing masing :))

seperti halnya..

Istana Mewah adalah 'covernya'
Keluarga Soleh - Solehah adalah inti isinya

atau
Dompet Tebal adalah 'covernya'
Duit Halal adalah inti isinya

mungkin juga
IP standart adalah 'covernya'
Kerjaan mapan dan telaten adalah inti isinya
(yang ini sedikit maksa ala mahasiswa seperti saya hhe)


okee apapun itu, jadi intinya..

*cover adalah secara fisik yang menarik untuk dipilih. dan isi yang oke adalah alasan untuk dipertahankan..

merangkai (kata) dari kumpulan (objek)

merangkai (kata) dari kumpulan (objek) .
rangkaian kata biasa tercipta dari ide ide yang secara tiba tiba melintas dan menggelitik untuk disatukan menjadi kalimat. merangkai kata kali ini adalah hasil dari gabungan ide capture beberapa gambar yang ditangkap Asha 300 ku. merangkaikan apa yang berhasil ter-capture (setidaknya melalui sudut pandangku) karena aku yakin setiap mata individu mempunyai nilai dan sudut pandangnya masing masing :))

Let's Goooo !

perpaduan

perpaduan diantara kumpulan perbedaan
pahit. manis. panas. dan aroma khas 
yang selalu menggoda untuk diteguk dengan segenap kenikmatannya


disuatu siang

mendung bukan berarti hujan
bukan berarti pula menceritakan duka
mendung pun juga punya cerita bahagia
seperti dedaunan yang tetap menghijau ditengah menghitamnnya langit


sinergi

tidak ada yang pernah mengeluh
meskipun batang kehilangan daun hijaunya
semua berproses mutualisme
masing-masing menguntungkan
*jangan berkeluh keluh sebelum menjalankan proses dan mengetahui hasilnya*
*seperti batang yang akan kembali dengan daun yang menghijau. sesuai waktunya*


lover

serangkaian kata menjadi kalimat. paragraf. dan cerita
terangkai menjadi makna yang nyata
terkadang tersirat
dinikmati dengan sebutan book and reading lover


masing masing

lipatan. dari kertas yang sejenis. terbentuk tiruan yang berbeda
masing masing bentuk. masing masing warna
masing masing khasnya
sesuai dengannya masing masing


saling

lincahnya ikan akan bertahan karena adanya ricik air
ricik air tak akan berarti apa apa tanpa adanya lincahnya ikan
keduanya saling
dalam diam saling memberi arti
memberi makna


semburat senja

senja sore itu
berkawan bersama membirunya langit. menghitamnya mendung
terlihat secercah cahaya pengantar malam
menggantikan cahayanya dengan cahaya malam yang lain
indah

*seperti mata. capture gambar memiliki arti masing masing sesuai mata siapa yang melihat dan menelaahnya



Jumat, 01 Maret 2013

Hi , my ladies !

perjalananku kali ini tetap bersama teman teman.
namun bedanya bukan perjalanan travelling ke pantai, gunung, atau lainnya
yah, alun alun Batu adalah tempat perjalanan kali ini

oke ritual awal seperti biasa. kenalan dulu sama pasukan perjalanan :D



  1. Aku
  2. Pratiwi Kusumaning Ayu (Panggil aja Tiwi)
  3. Roziqin Wulandari (Panggil aja Wulan atau Bulan)
  4. Syaifani Elma Rosa (Panggil aja Ema atau Emon)
  5. Marini - Marini (Si kembar Naa - Nii)
(sumber : googling) - alun alun Batu

Mungkin alun - alun Batu ini adalah salah satu alun - alun yang tertata rapi dan nyaman. Kalau biasanya alun - alun hanya identik dengan lapangan dan beberapa tempat duduk serta ramai pedagang namun tidak begitu dengan alun - alun Batu. Alun - alun Batu menyediakan beberapa fasilitas yang bisa dinikmati atau sekedar untuk mengabadikannya lewat jepretan foto. Salah satu fasilitas yang disediakan adalah wahana Bianglala .

(dokumentasi pribadi) - Bianglala

Untuk menikmati wahana Bianglala pengunjung dikenakan biaya Rp 3000,- ini adalah biaya untuk satu kali putar

Yap !
Cerita perjalanan dimulai tanpa rencana khusus ataupun ada acara khusus. Karena kita sama sama bisa yuukk aah berangkat bergaul (ceileeehhh...)
27 Februari 2013
Alun - alun Batu

Berangkat sekitar pukul 19.30 pasukan berjumlah 6 orang. Formasi aku sama Emon. Tiwi sama Bulan. dan Marina sama Marini. Perjalanan sekitar setengah jam, pemberhentian pertama adalah icip icip ketan yang ada dideket alun - alun Batu (Pos Ketan Legenda). Tetap dengan selingan UNO, cerita mengalir dari masing - masing kita. sedingin es yang diminum. sehangat kopi yang dipesan. dan seenak ketan yang dimakan..
(inspirasi mampir ketan akibat nonton acara TV wisata kuliner hha)

Selanjutnya, nggak afdol kalau udah sampai alun - alun Batu nggak ambil foto. Beberapa oleh oleh jepretan kita :D

(dari kiri ke kanan - atas) Marina - Bulan - Tiwi - Aku - Marini (bawah)

(dari kiri ke kanan) Marina - Bulan - Emon - Aku - Tiwi

(dari kiri ke kanan) Marina - Bulan - Emon - Tiwi - Aku


 
(dokumentasi pribadi) Bianglala 

*semacam bianglala. kadang diatas. dibawah. berputar. berproses

*semoga kita beranalogi seperti bianglala. kawan ada dikala diatas. kawan ada dikala dibawah. kawan ada dikala terlibat suatu proses

yeah, we are family :*